Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka, Yayasan Dwijendra Denpasar Sediakan Ruang Isolasi.

SOROT BALI, DENPASAR  -Menghadapi  Rencana Pembelajaran Tatap Muka yang akan segera di gelar pada tahun ajaran baru yakni di bulan Juli 2021 mendatang, Sekolah – sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Dwijendra Denpasar sudah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka namun dengan melaksanakan Protokol Kesehatan yang sangat ketat sesuai SOP yang ditentukan Pemerintah.

 

“ Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar, Dr. I Ketut Wirawan. SH. M.Hum, mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka apabila Pemerintah dan orang tua siswa sudah mengijinkan, “ Menurutnya, saat menggelar Pembelajaran Tatap Muka pihaknya sudah siap dengan Protokol kesehatan yang sangat  ketat yakni, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh siswa saat masuk halaman sekolah dan apabila ada siswa saat dilakukan mengecekan suhu tubuh, suhu tubuhnya melebihi yang ditentukan maka pihak sekolah akan segera melakukan ISOLASI terhadap siswa tersebut ditempat Ruang isolasi yang telah disediakan.

 

“ Menurutnya, Diruang isolasi sudah ada tabung oksigen yang disediakan, selain itu siswa yang masuk ruang isolasi akan di tangani dengan tim UKS disekolah dan selanjutnya Tim UKS menghubungi Orang tua siswa untuk menjemput siswa dan membawa pulang untuk penanganan lebih lanjut,” Kata Ketut Wirawan.

 

“ Ia menambahkan, selain menyediakan alat pengecekan suhu tubuh pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan ( Westafel)  disetiap ruang kelas dan meberikan Hand Sanitazer kepada siswa,  Jadi secara global pihaknya sudah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka.” Ucapnya.

 

Terkiat teknis pelaksanaan PTM Ketut Wirawan menjelaskan, pihaknya akan membagi siswa yang belajar menjadi dua shif sesuai no urut, jadi setiap kelas hanya diisi 50 persen siswa dan siswa yang tidak diizinkan orang tuanya masuk sekolah untuk belajar tatap muka maka siswa dapat belajar secara on line dirumah,

Pihak Yayasan sudah memberikan perangkat dalam pembelajaran on line kepada setiap sekolah, jadi baik siswa yang belajar dengan tatap muka maupun dengan on line bisa dapat pembelajaran dan materi yang sama,” ujarnya. (*)

News Reporter